Utang Pinjol Warga RI Nyaris Tembus Rp100 Triliun di Awal Tahun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Rabu, 04 Maret 2026, 00:42 WIB
Utang Pinjol Warga RI Nyaris Tembus Rp100 Triliun di Awal Tahun
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman. (Foto: RMOL/Alifia)
rmol news logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total outstanding pinjaman masyarakat di platform Peer to Peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) hampir menyentuh Rp100 triliun pada Januari 2026.

Per awal tahun ini, nilai pembiayaan pinjol tercatat sebesar Rp98,54 triliun atau tumbuh 25,52 persen secara tahunan (yoy).

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan angka tersebut juga lebih tinggi dibandingkan posisi Desember 2025 yang berada di level Rp96,62 triliun.

“Pada industri pinjaman daring atau Pindar, outstanding pembiayaan pada Januari 2026 tumbuh 25,52 persen year-on-year dengan nominal sebesar Rp 98,54 triliun,” kata Agusman dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Februari 2026 di Jakarta, Selasa 3 Maret 2026.

Di sisi lain, rasio kredit bermasalah agregat atau TWP90 tercatat naik menjadi 4,38 persen per Januari 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan Januari 2025 yang sebesar 2,52 persen.

Meski demikian, OJK menegaskan rasio tersebut masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan regulator, yakni maksimal 5 persen.

“Tingkat rasio kredit secara agregat atau TWP90 berada di posisi 4,38 persen,” ujarnya.

Selain pinjol, OJK juga mencatat kinerja industri pergadaian yang melonjak hingga 60,05 persen yoy, mencapai Rp143,14 triliun.

Nilai aset industri pergadaian turut meningkat dari Rp107,90 triliun pada Januari 2025 menjadi Rp171,07 triliun pada Januari 2026.rmol news logo article


Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA