Sentimen Dolar tertekan oleh turunnya imbal hasil US Treasury dan rencana injeksi likuiditas 55 miliar Dolar AS dari The Fed. Injeksi likuiditas dinilai positif bagi sentimen dan aset berisiko, tetapi negatif bagi aset safe haven seperti Dolar.
Indeks Dolar AS (DXY) turun 0,45 persen menjadi 98,35.
Franc Swiss menguat setelah Swiss National Bank (SNB) mempertahankan suku bunga 0% dan menyatakan kesepakatan pengurangan tarif AS terhadap produk Swiss memperkuat prospek ekonomi. Euro naik ke 1,1740 Dolar AS, level tertinggi sejak Oktober 2025, sementara Pound stabil di 1,3387 Dolar AS.
Terhadap Yen, Dolar AS melemah 0,3 persen menjadi 155,61.
Pelemahan Dolar juga dipicu oleh data tenaga kerja AS, yang menunjukkan klaim pengangguran awal naik ke 236.000, level tertinggi dalam hampir 4,5 tahun. Klaim pengangguran pekan lalu meningkat 44.000 menjadi 236.000.
BERITA TERKAIT: