Bursa Asia Pasifik Melemah, Tiongkok Rayakan Single Day yang Berdampak pada Konsumsi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 11 November 2024, 08:32 WIB
Bursa Asia Pasifik Melemah, Tiongkok Rayakan Single Day yang Berdampak pada Konsumsi
Ilustrasi/RMOL
rmol news logo Saham-saham Asia-Pasifik Sebagian jatuh pada Senin 11 November 2024. Pelemahan ini terjadi dipicu oleh angka inflasi Tiongkok pada Oktober yang ternyata lebih rendah dari yang diharapkan. 

Pelemahan ini juga mendorong kekhawatiran atas pemulihan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Hari ini, Tiongkok sedang merayakan Single Day. Bank asal Belanda, ING, mengatakan bahwa Single Day dapat akan menunjukkan bagaimana konsumsi di Tiongkok berjalan. Sebab, pada saat memperingati Single Day, orang-orang yang masih sendiri akan memanjakan diri dengan jalan-jalan dan membeli banyak hadiah.

Ini akan menjadi hari belanja online terbesar, dengan alasan self reward.

Saat ini, tingkat inflasi Tiongkok turun menjadi 0,3 persen, tidak sesuai dengan ekspektasi sebesar 0,4 persen dan juga lebih rendah dari 0,4 persen yang terlihat pada September. 

Inflasi turun untuk bulan kedua berturut-turut dan turun ke level terendah dalam empat bulan, menurut data LSEG.

Dikutip dari CNBC, kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 20.265, menunjukkan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan dengan penutupan HSI di level 20.728,19.

Indeks acuan Jepang, Nikkei 225 naik 0,12 persen, sementara indeks Topix naik 0,30 persen.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,57 persen, dan indeks Kosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,58 persen. Indeks S&P/ASX 200 Australia mengawali hari dengan penurunan 0,26 persen. rmol news logo article

EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA