Menurut Jonan, semangat berkeadilan sosial atau yang dicontohkan dengan "Energi Berkeadilan" ini adalah energi harus bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, baik dari keterjangkauan akses maupun harga.
"Energi harus bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari Sabang-Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote," tegas Jonan di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Bali.
Selain mengajak mahasiswa untuk memiliki semangat berkeadilan sosial, Jonan juga mengajak para mahasiswa untuk memiliki semangat menjaga dunia agar lebih bersih dengan pengembangan energi baru terbarukan (EBT).
Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah melalui Kementerian ESDM terus berusaha untuk memaksimalkan potensi pengembangan EBT di berbagai daerah demi mewujudkan 23 persen EBT di bauran energi nasional di tahun 2025.
"Harapan kami di tahun 2025, bauran energi nasional 23 persen dari energi baru terbarukan," pungkas Jonan.
[jto]
BERITA TERKAIT: