Menhub: Utamakan Cipali, Tol Fungsional Hanya Bonus

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 19 Juni 2017, 02:28 WIB
Menhub: Utamakan Cipali, Tol Fungsional Hanya Bonus
rmol news logo Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengimbau agar pemudik tidak terlalu mengandalkan tol fungsional. Karena infrastruktur yang ada di tol fingsional belum sepenuhnya maksimal.

Tol Brebes-Semarang ini memang akan dibuka secara fungsional pada H-5 lebaran atau 19 Juni 2017 guna memperlancar arus lalu lintas dari Brebes yang mengarah ke sejumlah kota di Jawa Tengah.

Namun, tol yang masih dalam tahap pengerjaan ini belum dilengkapi berbagai sarana pendukung. Misalnya masih minimnya rambu lalu lintas dan tidak adanya lampu penerangan serta kontur jalan yang tidak rata.

"Tol fungsional itu adalah bonus ya. Saya cenderung tidak menganggap itu sebagai suatu prasarana dulu. Seperti kita ketahui jalan fungsional itu kan hanya dua jalur jalannya juga belum maksimal. Karena yang penting adalah Cipali," kata Budi kepada wartawan di Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga, Minggu (18/6).

Budi menyampaikan, pihaknya akan mengoptimalkan jalur Cipali agar pemudik bisa melintas di jalur Brebes-Pemalang-Weleri. Namun jika di zona Brebes juga terjadi penumpukan, Budi menyarakan agar masyarakat memanfaatkan tol fungsional.

"Kalau Cipali terkendali boleh pakai jalur yang ada di Pemalang sampai Weleri. Tapi kalau tidak, ya itu (tol fungsional) sebagai bonus saja. Karena yang penting kita akan kendalikan Cipali secara ketat," jelasnya.

Nantinya jalur Cipali akan gunakan sistem buka tutup ketika kepadatan kendaraan sudah mencapai 20 kilometer. Untuk itu Budi menyarankan agar pemudik juga mengambil inisiatif untuk menghunakan jalur utara dan selatan untuk menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Namun begitu, terkait penghapusan biaya tol Cipali, dia menyampaikan hal tersebut masih dalam pembahasan. Pihaknya terus memantau pertumbuhan transportasi umum juga kendaraan pribadi.

"Karena berkaitan dengan beberapa instansi kita akan diskusikan. Ini memang berkembang terus, angkutan darat begitu tumbuh terutama pribadi maka kita memang harus mengantisipasi sampai hari-hari tertentu. Kita akan cek di lokasi juga," pungkas Budi. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA