Apalagi, penurunan terjadi saat kondisi perekonomian Indonesia yang belum membaik yang membuat sejumlah bank mengalami kenaikan NPL.
"Perlu etos kerja yang sangat tinggi terutama dalam menekan NPL. Sementara banyak bank NPL-nya naik, BTN malah turun. Ini patut diapresiasi," kata pengamat perbankan, Deni Daruri, dalam keterangan persnya, Jumat (17/3).
Deni mengatakan, keberhasilan manajemen BTN perlu diapresiasi karena penurunan NPL akan menjadikan bank semakin efisien yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas perseroan. Hal ini merupakan prestasi luar biasa karena selama ini belum pernah terjadi NPL BTN di bawah 3.
"Kita harus berikan award untuk manajemen atas usaha yang telah dilakukan selama ini," jelasnya.
Menurut dia, sangat sulit dalam mengelola NPL bank yang fokus di perumahan, apalagi perumahan rakyat. Perlu orang yang tepat dalam mengelola NPL yang tadinya tinggi menjadi turun.
Seperti diketahui NPL BTN pada akhir 2016 sekitar 2,84 persen. Angka tersebut turun drastis dibandingkan posisi pada 2012 yang 4,09 persen, 2013 sebesar 4,05 persen, 2014 sebesar 4,01 persen dan 2015 sebesar 3,42 persen.
Sementara tahun 2016 lalu BTN mencatat penyaluran kredit naik sebesar 18,34 persen secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp138,95 triliun pada akhir 2015 menjadi Rp164,44 triliun di Desember 2016. Posisi pertumbuhan tersebut berada di atas rata-rata industri.
Kredit yang menempati 89,97 persen porsi pinjaman di Bank BTN ini naik 18,43 persen yoy dari Rp124,92 triliun di akhir 2015 menjadi Rp147,94 triliun di periode sama tahun lalu. Kemudian, pertumbuhan terbesar di segmen ini berasal dari kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi yang naik 30,57 persen yoy dari Rp 43,52 triliun pada akhir Desember 2015 menjadi Rp56,83 triliun di Desember 2016.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. merupakan perusahaan yang telah hadir di Indonesia sejak 1897 dengan nama Postspaarbank. Pada 9 Februari 1950, bank ini berganti nama menjadi Bank Tabungan Pos dan tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari lahir Bank BTN. Kemudian, pada 1974, Bank BTN pun ditunjuk pemerintah sebagai satu-satunya institusi yang menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi golongan masyarakat menengah ke bawah. [ald]
BERITA TERKAIT: