Omi Komaria Madjid, istri dari almarhum pendiri sekolah Global Sevilla, Alm. Nurcholish Madjid, mengatakan, sekolah di bawah naungan Yayasan Budi Pekerti Luhur ini juga menerapkan kurikulum Cambridge sejak 2003 sejalan dengan kurikulum tahun 2013 atau lebih dikenal dengan K13 yang tengah digencarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat ini.
"Penerapan ini memberikan hasil yang maksimal. Salah satunya adalah capaian yang luar biasa di dalam ajang World Scholars Cup (WSC) 2016 di mana siswa meraih 44 medali," ujar Omi.
WSC merupakan ajang tahunan, kompetisi tahunan di bidang debat, essay dan pengetahuan umum dalam bahasa Inggris di Yale University USA. WSC 2016 diikuti oleh 44 negara.
Sekolah Global Sevilla mengirimkan 12 siswanya dan salah satu siswa bernama Julius Owen Suherman, terpilih menjadi peserta terbaik dari Indonesia dengan mendapatkan 12 medali.
"Ini merupakan cita-cita dari almarhum Cak Nur sebagai pendiri sekolah Global Sevilla bahwa mendidik siswa, bukan hanya secara akademik, namun juga non akademik. Keduanya harus sama-sama maju," ujar Omi.
Ke-12 peraih medali di ajang WSC 2016 mendapat undangan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendi.
Mendikbud sangat mengapresiasi prestasi 12 siswa Global Sevilla dan berharap bisa terus melanjutkan tradisi medali ini di pelaksanaan tahun berikutnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: