Ekuitas Eropa Cetak Rekor Tertinggi Ditopang Sektor Tambang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 10 Januari 2026, 07:14 WIB
Ekuitas Eropa Cetak Rekor Tertinggi Ditopang Sektor Tambang
Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)
rmol news logo Bursa saham Eropa menutup perdagangan Jumat 9 Januari 2026 di level tertinggi sepanjang masa. Indeks STOXX 600 naik 1 persen, sekaligus mencatatkan tren kenaikan mingguan terpanjang sejak Mei lalu, meski di tengah tekanan geopolitik Venezuela.

Sektor tambang menguat dengan saham Glencore melonjak 10 persen menyusul kabar awal akuisisi oleh Rio Tinto (yang sahamnya justru turun 2,6 persen). 

Sementara itu, saham Anglo American naik 2,7 persen berkat sinyal lampu hijau antimonopoli Uni Eropa atas kesepakatannya dengan Teck Resources.

Sektor teknologi mencatatkan kinerja mingguan terbaik dalam dua tahun. Saham raksasa chip ASML melesat 6,8 persen pasca kenaikan target harga oleh HSBC. Sentimen positif juga menjalar ke Infineon yang sahamnya menguat 2,4 persen dan STMicroelectronics menguat 2,9 persen, didorong oleh laporan keuangan kuat dari TSMC.

Sektor pertahanan memimpin penguatan mingguan dengan lonjakan hampir 10 persen terbaik sejak 2020, dipicu seruan kenaikan belanja pertahanan oleh Donald Trump.

Sektor ritel justru melemah dengan saham Pandora anjlok 13 persen akibat proyeksi pertumbuhan 2025 yang lemah. 

Supermarket Sainsbury’s juga merosot 5,3 persen setelah melaporkan penurunan penjualan selama periode Natal.

Pasar merespons melambatnya non-farm payrolls AS namun dengan tingkat pengangguran yang menurun. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada Januari dan baru akan mengambil langkah kebijakan paling cepat Maret mendatang. 

Di sisi perdagangan, mayoritas anggota Uni Eropa menyatakan dukungan terhadap perjanjian perdagangan bebas dengan blok Mercosur. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA