Garuda Pastikan Pemilihan Dirut Citilink Bebas Intervensi

Persiapkan Sosok Ideal

Rabu, 08 Maret 2017, 10:20 WIB
Garuda Pastikan Pemilihan Dirut Citilink Bebas Intervensi
Foto/Net
rmol news logo PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memastikan bakal mengumumkan pengganti Albert Burhan untuk menempati posisi Direktur Utama (Dirut) anak usaha mereka Citilink Indonesia. Saat ini maskapai penerbangan pelat merah tersebut bersama pemegang saham masih melakukan fit and proper test.

Saat ini kursi Direktur Utama Citilink masih belum terisi. Pemegang saham memutuskan menunjuk Direktur Keuangan Citilink Mega Satria sebagai Pelaksana harian (Plh) Direktur Utama.

Direktur Utama Garuda Indo­nesia Arif Wibowo mengatakan, dalam waktu dekat proses fit and proper test rampung sehingga Garuda bersama pemegang sa­ham dan jajaran Dewan Komisa­ris bisa segera mengumumkan pengganti Albert Burhan.

"Sebentar lagi selesai, tunggu saja. Kita dalam proses mem­persiapkan sosok ideal untuk mengisi posisi pucuk pimpinan Citilink. Sabar ya, nanti kan pas­ti diumumkan," kata Arif kepada Rakyat Merdeka di acara Indo­nesia Australia Business Week 2017, di Jakarta, kemarin.

Vice President Corporate Communications Garuda In­donesia Benny S Butarbutar menambahkan, lamanya proses pemilihan Dirut Citilink karena Garuda bersama jajaran dewan komisaris dan pemegang saham melakukan uji kelayakan yang ketat untuk mendapatkan sosok yang ideal memimpin maskapai penerbangan berbiaya murah tersebut.

Namun, Benny memastikan tidak ada intervensi dari Ke­menterian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku peme­gang saham mayoritas Garuda Indonesia untuk penunjukan Dirut Citilink.

Benny mengatakan, Sebagai perusahaan BUMN, Garuda hanya melaporkan siapa saja yang menjadi kandidat serta proses seleksi dan uji kelayakan calon Dirut Citilink kepada men­teri BUMN.

"Kalau intervensi tidak ada, semua calon disepakati oleh rapat umum pemegang saham dan dewan komisaris, setelah itu dewan komisaris lapor ke Menteri BUMN. Kementerian BUMN tidak menunjuk calon. Namun pemerintah memberi re­komendasi agar posisi dirut diisi orang dari maskapai penerban­gan juga, karena lebih mengerti secara teknis dan kebijakan di perusahaan," kata Benny kepada Rakyat Merdeka.

Seperti diketahui, Albert Burhan mengundurkan diri lantaran terkait kasus pilot Cit­ilink yang diduga mabuk saat hendak menerbangkan pesawat jurusan Surabaya-Jakarta pada akhir Desember 2016. Video pilot mabuk itu ramai bereda di media sosial. Selain Albert Burhan, Direktur Operasional Citilink Hadinoto Soedigno juga mengundurkan diri dari jabatannya.

Lima Kali Penerbangan

Di tempat yang sama, Garu­da mengumumkan menambah frekuensi penerbangan sektor destinasi Australia pada periode musim liburan Mei-Oktober 2017. Melalui penambahan frekuensi ini, Garuda menarget­kan tingkat pertumbuhan pen­umpang ke Australia mencapai 650 ribu penumpang sepanjang Tahun 2017.

Dirut Garuda Arif Wibowo mengatakan, penambahan frekuensi penerbangan tersebut terdiri dari penambahan frekuensi pener­bangan Jakarta-Australia dari 4 kali menjadi 5 kali penerbangan setiap minggunya dan pener­bangan Bali-Australia dari 6 kali penerbangan menjadi 7 kali penerbangan setiap minggunya.

"Penambahan frekuensi pada setiap rute yang dilayani pada sektor destinasi Australia akan disesuaikan dengan demand market pada periode musim liburan tersebut, sehingga jum­lah frekuensi yang dilayani akan berbeda setiap periodenya," kata Arif.

Dilanjutkannya, penambahan frekuensi penerbangan ke Aus­tralia sejalan dengan tingginya demand pasar ke Australia, serta untuk mengakomodir peningka­tan trafik antara Indonesia dan Australia.

"Garuda pada Tahun 2016 lalu, berhasil mencatatkan per­tumbuhan penumpang dari Indonesia ke Australia sebesar 17 persen dibandingkan periode yang sama pada Tahun 2015. Tahun ini akan kita dorong agar melebihi capaian tahun lalu (di atas 17 persen)," ujar Arif

Saat ini, Garuda Indonesia melayani enam rute di tiga kota di Australia dari dua hub utama Indonesia di Jakarta dan Denpasar, yaitu Jakarta-Sydney, Denpasar-Sydney, Jakarta-Mel­bourne, Denpasar-Melbourne, Jakarta-Perth, dan Denpasar-Perth. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA