Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Mohammad Aqil Nadeem mengatakan, jeruk Kinnow sudah dijual bebas di Jakarta dan bisa dibeli di sejumlah supermarket besar di Ibukota. Misalnya, Carrefour, Ranch Market, Giant, HyperÂmart, Farmer's Market, Food Hall dan Lotte Mart.
Masuknya jeruk Kinnow Pakistan ke Indonesia tahun ini, kata dia, bertepatan denÂgan perayaan Tahun Baru Imlek. "Diharapkan jeruk KinÂnow dapat memberikan variasi dalam merayakan event pentÂing ini," ujarnya di Jakarta, kemarin.
Menurut dia, Kinnow meruÂpakan jenis jeruk yang tumbuh dan dibudidayakan di Provinsi Punjab, Pakistan. Jeruk ini pertama kali diperkenalkan pada 1935 dan mulai dikenal luas sejak 1940.
Jeruk Kinnow memiliki bentuk buah yang besar, seÂhingga mudah dikupas. Jeruk jenis ini juga dianggap sangat ekonomis mengingat besarnya jumlah vitamin C yang dimiÂliki jika dibandingkan dengan jeruk jenis lainnya.
"Aroma jeruk yang khas juga menjadi daya jual dari Kinnow. Aroma ini didapat dari kombinasi jeruk mandaÂrin, yang juga menjadi jenis jeruk favorit di Indonesia," katanya.
Kini Pakistan masuk 10 besar negara pemroduksi KinÂnow di dunia. 95 persen kinÂnow yang dijual di pasaran diambil dari Pakistan. KeberÂhasilan Pakistan ini didapat berkat usaha petani yang meÂnanam dan memanen Kinnow di bawah standar Penanganan Pertanian berskala internaÂsional (GAP).
Bahkan, kata Nadeem, sebeÂlum dijual, jeruk Kinnow akan diperiksa satu per satu dan dicuci hingga akhirnya dikoÂtakkan untuk didistribusikan. Jeruk Kinnow Pakistan juga sudah lulus uji kelayakan dari Organisasi Kontrol KualiÂtas Makanan dan Minuman (HACCP). ***
BERITA TERKAIT: