"Pasar Indonesia termasuk yang paling besar di Asia Tenggara," ujar Senior Manager Sales dan Marketing MRCB Land Kenneth Khoo di Jakarta, Jumat (6/11).
Kata Kenneth, meski kondisi perekonomian dunia menurun, namun tren warga Indonesia menyekolahkan anaknya di Malaysia masih tinggi. Selain itu, konsumen pasar properti di Indonesia juga masih cukup tinggi.
"Selain itu banyak orang Indonesia juga yang berobat ke Kuala Lumpur," jelasnya.
Untuk itu, lanjut Kenneth, MRCB akan menggelar investor gathering selama dua hari pada Sabtu dan Minggu (7-8) November di Hotel Grand Hyatt Jakarta. Acara yang dimulai pukul 11.00 WIB ini akan dimanfaatkan untuk memamerkan proyek apartemen KL Nine milik MRCB.
"Ditargetkan 60 persen pengunjung yang hadir saat gathering besok dapat terjaring sebagai calon pembeli," jelasnya.
Kenneth melanjutkan, MRCB sendiri memasarkan proyek KL Nine sebanyak 170 unit. Dengan menggandeng broker dalam negeri Era Indonesia, ia berharap acara gathering tersebut berhasil. Harga unit apartemen yang ada di Nine Seputeh ini dijual mulai dari 1 juta Ringgit atau sekitar Rp 3 miliar.
Harga tersebut ditawarkan untuk hunian apartemen dengan fasilitas 3 kamar tidur dengan luasan sekitar 110 meter persegi. Tak hanya itu, lanjutnya, keuntungan lain yang bisa diperoleh oleh konsumen yang membeli properti tersebut adalah kedekatannya dengan pusat kota. Selain itu, lokasi ini juga dekat dengan stasiun monorel.
[wah]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: