Pendapatan Astra Turun Satu Persen Jadi Rp 141,8 Triliun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 31 Oktober 2013, 19:22 WIB
rmol news logo PT Astra International Tbk dan anak perusahaannya (Astra atau Perseroan)  mengumumkan kinerja Perseroan dan anak perusahaan (Astra) sembilan bulan pertama tahun 2013 menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan periode sama tahun 2012. Pendapatan bersih Astra per September 2013 mencapai Rp 141,8 triliun atau turun satu persen dibandingkan periode yang sama tahun 2012. Sementara laba bersih mencapai Rp 13,5 triliun, mengalami penurunan sebesar delapan persen dari Rp 14,7 triliun.

Laba bersih per saham turun sebesar delapan persen menjadi Rp 333 per saham. Nilai bersih aset Astra Rp 1.913 per saham pada 30 September 2013, mengalami peningkatan sebesar 9 persen dibandingkan periode akhir tahun 2012 sebesar Rp 1.759.

"Meskipun volume penjualan otomotif dalam kondisi baik, pendapatan perseroan masih dipengaruhi  ketatnya kompetisi pasar mobil, kenaikan biaya tenaga kerja, serta menurunnya harga komoditas. Kami perkirakan kondisi bisnis hingga akhir tahun 2013 ini tidak terlalu banyak berubah," kata Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Kamis (31/10).

Kegiatan Grup Astra fokus pada enam lini bisnis inti, yaitu Divisi Otomotif, Jasa Keuangan, Alat Berat dan Pertambangan, Agribisnis, Infrastruktur dan Logistik, serta Teknologi Informasi dengan rincian sebagai berikut: Divisi Otomotif Laba bersih Divisi Otomotif turun sebesar lima persen menjadi Rp 6,9 triliun. Besaran ini terdiri dari Rp 3,2 triliun yang berasal dari Perseroan dan anak-anak perusahaan, serta Rp 3,7 triliun dari perusahaan asosiasi dan jointly controlled entities di bidang otomotif. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2013, permintaan kendaraan bermotor tetap tinggi, namun peningkatan persaingan akibat meningkatnya kapasitas produksi domestik serta tingginya biaya tenaga kerja telah menyebabkan penurunan kontribusi laba bersih dari segmen otomotif.

Total penjualan mobil nasional meningkat 11 persen menjadi 908.000 unit. Penjualan mobil Grup Astra (Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks dan Peugeot) mengalami kenaikan 7 persen menjadi 479.000 unit, dengan penurunan pangsa pasar dari 55 persen menjadi 53 persen. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2013, Astra meluncurkan 22 model baru dan 12 model facelift, termasuk Low Cost Green Car (LCGC): Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla, yang mulai dijual pada bulan September 2013. Sementara itu penjualan sepeda motor nasional naik 9 persen menjadi 5,8 juta unit.

Penjualan sepeda motor Honda keluaran PT Astra Honda Motor (AHM) meningkat 13 persen menjadi 3,5 juta unit, dengan peningkatan pangsa pasar dari 58 persen menjadi 60 persen. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2013, AHM meluncurkan dua model baru dan tujuh model facelift.[wid]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA