Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera itu, Indonesia dapat mengambil pelajaran penting dari strategi ekonomi yang diterapkan negara tersebut.
Vietnam mampu mencatat pertumbuhan ekonomi 8,34 persen melalui kebijakan yang berfokus pada peningkatan daya saing industri dan investasi.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memangkas tarif pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh), serta memberikan berbagai insentif bagi sektor manufaktur dan industri berteknologi tinggi.
"Belajar dari Vietnam, peran negara mesti fokus bahkan kalau perlu seperti garam: sedikit tapi sangat terasa," kata Mardani melalui akun media sosial X, Selasa, 7 Juli 2026.
Menurutnya, pemerintah perlu menghadirkan birokrasi yang efisien, penyederhanaan proses perizinan, kepastian hukum, serta pemberantasan korupsi sebagai fondasi utama mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Plus jaga standar pendidikan berkualitas," ujarnya.
Setelah fondasi tersebut terbangun, lanjut Mardani, pemerintah perlu memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berkembang.
"Sisanya serahkan pada inisiatif warga dan beri privat ruang untuk tumbuh. Turunkan pajak dan PPN tapi buka iklim investasi yang baik. Ayo kita bisa," pungkasnya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: