Survei itu dilakukan Skytrax dengan melakukan wawancara kepada 12,1 juta penumpang di 395 bandara selama sembilan buÂlan. Ada sejumlah indikator yang digunakan untuk penilaian antara lain, pelayanan, keamanÂan, kiÂnerja dan imigrasi.
Dari hasil survei itu, Bandara Changi Singapura dinobatkan seÂbagai bandara terbaik di dunia. Bandara tersebut mengalahkan Bandara Incheon di Korea SeÂlaÂtan dan Schiphol di Amsterdam, Belanda, yang masing-masing berÂÂada di urutan kedua dan ketiga.
“Changi Airport terus menjadi pemimpin dan inovator dalam inÂdustri penerbangan. Itu alasan utaÂma mengapa kami tetap meÂnempatkan bandara ini pada peÂringkat tiga teratas sebagai banÂdara terbaik selama 14 tahun terÂakhir,†jelas Ketua Skytrax EdÂward Plaisted seperti diberitaÂkan
CNN, kemarin.
Sekilas tentang bandara ChaÂngi. Bandara ini kurang lebih melayani 52 juta penumpang dan 1,81 juta ton angkutan kargo pada 2012. Changi selama ini dikenal dengan reputasi pelayaÂnan kepaÂda penumpang dengan maksimal.
Bandara ini memberikan wiÂsata gratis untuk semua wisataÂwan yang transit lima jam atau lebih, dengan memanjakan berÂbaÂgai fasilitas seperti kolam reÂnang, taman kupu-kupu dan biosÂkop.
Changi juga merupakan salah satu bandara pertama yang memÂperkenalkan fasilitas WiFi gratis. Penghargaan sebagai banÂdara terÂbaik tersebut merupakan yang keÂempat diterima Changi.
Menteri BUMN Dahlan Iskan mengakui, bandara di Indonesia masih tertinggal. Namun, diungÂkapkannya, dua operator bandara PT Angkasa Pura I & II telah meÂlaksanakan program pengemÂbaÂngan bandara-bandar di IndoÂnesia. Dia yakin, dalam waktu yang tak lama, ada bandara di Indonesia yang bisa bersaing di kanÂcah internasional. [Harian Rakyat Merdeka]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: