Hal itu disampaikan pembicara dalam Seminar Komunikasi Politik dan Wawasan Kesatuan Kebangsaan Berbasis Kearifan Lokal yang digelar melalui kolaborasi Dewan Adat Bamus Betawi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan didukung Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di di Kantor Kemendagri pada Sabtu 11 Juli 2026.
Narasumber utama yang hadir adalah Kepala Pusat Bela Negara Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Luhut Marpaung, dan Direktur Bimbingan Keormasan Ditjen Polpum Kemendagri, Wahyu Chandra Kusuma P.
Sementara Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, Muhammad Rifki alias Eki Pitung yang menjadi narasumber pendamping menyampaikan perspektif mengenai peran masyarakat adat dan jawara dalam menjaga persatuan bangsa.
"Ini merupakan langkah luar biasa karena para jawara Betawi diberikan ruang untuk berdiskusi tentang bagaimana membangun semangat bela negara dan menjaga Merah Putih dalam bingkai NKRI," kata Eki Pitung, dikutip Minggu 12 Juli 2026.
Seminar tersebut juga dihadiri berbagai perwakilan organisasi dan tokoh kearifan lokal dari berbagai wilayah Indonesia, di antaranya perwakilan Sekretaris Majelis Pecalang Bali, para pendekar dari Banten, serta tokoh-tokoh dari Indonesia Timur seperti Makassar, Flores, dan Maluku.
"Harapannya ke depan dapat dibentuk sebuah lembaga yang mewadahi para punggawa kearifan lokal sebagai mitra strategis dalam memperkuat bela negara, menumbuhkan cinta Tanah Air, menjaga wilayah, serta memperkokoh keutuhan NKRI," kata Eki Pitung.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: