TKI Tercekik Bunga Pinjaman Menteri Imin Geram Doang

China Trust Bank Kenakan Bunga Di Atas 40 Persen

Selasa, 09 April 2013, 07:56 WIB
TKI Tercekik Bunga Pinjaman Menteri Imin Geram Doang
ilustrasi/ist
rmol news logo .Menteri Tenaga Kerja dan Trans­migrasi (Menakertrans) Mu­haimin Iskandar geram de­ngan tingginya bunga pinja­man bagi TKI yang bekerja di Taiwan yang difasilitasi China Trust Bank dan sejumlah bank lainnya.

“Menakertrans geram dan me­minta kepada Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat sebagai pelaksana operasional turun tangan meng­evaluasi tinggi­nya bunga dan biaya administrasi tersebut,” kata Juru Bicara Menakertrans Dita Indah Sari mengutip Muhaimin dalam siaran persnya, kemarin.

Dia mengatakan, banyaknya pe­ngaduan terkait tingginya bunga pinjaman yang harus di­bayar TKI di Taiwan, khusus­nya untuk pro­fesi care givers, pera­wat di panti jompo dan penata­laksana rumah tangga yang jum­lahnya se­banyak 157.403 orang (82 persen) dari total TKI di sana.

Dita mengatakan, bunga dan bia­ya administrasi bank yang ha­rus dibayar TKI Taiwan nilai­nya ab­normal, berkisar antara 39-41 per­sen dengan masa cicilan sem­bilan bulan. “Ini sangat mem­be­ratkan TKI. Lembaga pinja­man harusnya bertindak sebagai pem­beri solusi, bukannya meme­ras ke­ringat TKI dengan dalih biaya ad­ministrasi dan bunga,” ucapnya.

Sebagai contoh, Bank China Trust mewajibkan TKI mem­ba­yar Rp 27.970.353 untuk pokok pin­jaman sebesar Rp 19.835.866. Berarti akumulasi bunga dan biaya administrasinya adalah Rp 8.132.705 atau sekitar 41 persen dari pokok utang.

Sebagai perbandingan, patokan maksimal bunga kartu kredit dari Bank Indonesia (BI) per 2013 saja maksimal 35,4 persen per tahun.

Dita menambahkan, Menaker­trans akan menyurati lagi Menteri Tenaga Kerja Taiwan memper­tanyakan hal ini. “Lembaga-lem­baga itu segera kami panggil un­tuk merevisi hitungan biaya ter­sebut secepatnya. Kredit men­cekik leher ini tidak bisa dito­lerir,” tandasnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA