.Pemerintah berjanji memÂÂbagikan converter kit gratis tahun ini sebanyak 14 ribu unÂtuk mensukseskan proÂgram konversi dari bahan bakar minyak (BBM) ke gas. SeÂdangÂkan taÂhun depan, akan ada 28 ribu converter kit lagi yang akan dibagi gratis.
Dirjen Migas KemenÂteÂrian Energi Sumber Daya MineÂral (ESDM) Evita H Legowo mengatakan, tahun depan, 28 ribu unit converter kit yang akan dibagikan itu antara lain untuk JaboÂdetabek, Jawa TiÂmur dan Kalimantan TiÂmur. “JumÂlah alokasi gas yang diÂbuÂtuhkan sekira 44,5 MMSCFD,†ujar Evita.
Di tahun ini, menurut dia, seÂbanyak 14 ribu converter kit akan dibagikan untuk kendaÂraan umum di Surabaya, GreÂsik, Sidoardjo dan JaboÂdeÂtabek. Pemerintah juga maÂsih akan menambah lagi 1.000 unit converter kit untuk kenÂdaraan dinas pemerintah yang telah mulai dibagikan.
“PeÂngumuman pemenang tender 14 ribu unit converter kit telah dilakukan. Sementara untuk pemenang tender bengÂkel menyusul,†tambahnya.
Sedangkan untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), Evita mengatakan direncanakan akhir tahun dapat tersedia 54 unit, di mana 13 unit merupakan SPBG ekÂsisting.
Sebelumnya, Menteri PerÂindustrian (Menperin) MS Hidayat menyatakan, progÂram konversi serta pengadaan conÂverter kit sudah harus diÂperÂsiapkan.
Menurut Hidayat, saat ini masih sedikit orang yang berÂminat melakukan konverÂsi. “Idealnya setelah saya peÂlaÂjari di dua negara, di Italia mauÂpun di Korea, yang paÂling ideal itu kalau harga BBM dalam hal ini yang disubsidi, premium, dengan BBG itu terÂpaut 50-60 persen,†katanya.
Hidayat menambahkan, seÂbaiknya Indonesia melaÂkuÂkan transfer teknologi dengan neÂgara-negara yang sudah leÂbih dulu memproduksi conÂverÂter kit seperti Korea.
“Pokoknya dari segi tekÂnoÂlogi kita jangan coba-coba atau belajar sendiri, tetapi alih atau transfer teknologi yang sudah ada atau sudah proven. Korea itu sudah melakukan peÂmaÂsangan converter kit di semua publik transportasi. Di Italia sudah melakukan peÂmasangan dan mengekspor seÂluruh moÂbil pribadi di seluruh Eropa maupun Amerika LaÂtin,†paÂpar menteri dari Partai Golkar itu panjang lebar. [Harian Rakyat Merdeka]
BERIKUTNYA >
BERITA TERKAIT: