40 Juta Orang Pribadi Belum Nyetorin Pajak

Sensus Pajak Ditaksir Raup Pendapatan Rp 885 Triliun

Rabu, 02 Mei 2012, 08:05 WIB
40 Juta Orang Pribadi Belum Nyetorin Pajak
ilustrasi/ist
RMOL.Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan me­ng­ungkapkan sekitar 40 juta orang pribadi belum membayar ke­wajiban pajaknya kepada negara.

“Ada 40 juta orang pribadi yang belum bayar pajak, itu ber­dasarkan data statistik yang kita dapat dari BPS (Badan Pusat Sta­tistik),” ujar Dirjen Pajak Fuad Rahmany di kantornya, kemarin.

Fuad juga menyatakan, menu­rut catatan tahun lalu, dari sekitar 12 juta wajib pajak, baru 500.000 wajib pajak badan yang menye­rahkan Surat Pemberitahuan Ta­hu­nan (SPT) dan membayar pa­jak penghasilan (PPH) kepada negara.

“Itu pun dari sekitar Rp 400 triliun penerimaan pajak PPH badan negara tahun lalu, 90 persen atau porsi terbesar berasal dari 100 ribu badan usaha,” jelas Fuad.

Itu artinya, penerimaan negara dari pajak yang dibayarkan oleh 100 ribu wajib pajak badan tak sebanding dengan sekitar 12 juta wajib pajak badan yang ada di Indonesia.

Meski begitu, pihaknya me­mi­­liki kewajiban melakukan upaya pemungutan pajak ter­ha­dap se­lu­ruh komponen ma­sya­ra­kat yang berpenghasilan wa­jib dikenai pajak.

“Ini fakta cukup untuk dija­dikan alasan bagi kami, mem­bang­kitkan semangat demi men­ja­lankan tugas mendatangi me­reka dan menyampaikan pesan bahwa negara tidak bisa hanya hidup dari 100 ribu perusahaan,” tegas Fuad.

Oleh sebab itu, Ditjen Pajak kembali meluncurkan Sensus Pajak Nasional (SPN) sebagai bentuk upaya penggalian potensi perpajakan. Kegiatan yang juga ber­langsung tahun lalu ini seka­ligus upaya mencapai target pe­nerimaan negara yang terus me­ningkat sepanjang tahun.

Perlu diketahui, SPN tahun 2012 akan digelar dari 1 Mei sam­pai 31 Oktober. Objek yang akan disensus yakni sentra bisnis, bangunan tinggi, perumahan, dan objek pajak potensial lainnya.

Pelaksanaan SPN kali ini diharapkan bisa lebih baik seiring dengan adanya perbaikan seperti sosialisasi lebih intensif, formulir isian sensus yang lebih sederhana serta sistem aplikasi yang telah disempurnakan.

Kegiatan pendataan objek pajak dalam rangka pengumpulan data perpajakan itu ditandai de­ngan pelepasan 354 petugas sensus pajak dari Kanwil Ditjen Pajak se-DKI Jakarta yang akan menuju lima titik lokasi sensus di Jakarta, kemarin.

“Kita harus bersifat proaktif mendatangi wajib pajak untuk memberikan sosialisasi tentang pajak,” terang bekas Kepala Bapepam-LK ini. Dia menar­getkan, melalui SPN 2012 akan diperoleh hasil pajak sebesar Rp 885 triliun. Penerimaan pajak itu diharapkan datang dari 2 juta wajin pajak badan dan orang pribadi. “Kami berharap, mudah-mudahan upaya SPN ini berjalan lancar,” cetus Fuad. [Harian  Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA