RMOL. Korea Utara (Korut) baÂwaÂannya marah melulu dengan Korea Selatan (Korsel). Selain ingin mengancam akan meÂnyingÂkirkan Presiden Korsel Lee Myung-Bak terkait tuÂdingan penghinaan, diktator militer Korut juga ingin memÂbumiÂhaÂnguskan Seoul, ibukota Korsel.
Ancaman Korut ini erat kaiÂtannya dengan pernyataan PreÂsiden Lee pada peringatan 100 tahun lahirnya Kim Il-Sung, paÂda 15 April, yang dinilai mengÂhina pemimpin dan rakyat Korut.
Presiden Lee, kala itu, memÂpermasalahkan biaya pemÂbuatan roket jarak jauh Korut yang menghabiskan dana seÂbesar 850 juta dolar AS, paÂdahal akhirnya gagal. Menurut Lee, uang sebanyak itu lebih baik digunakan untuk membeli 2,5 juta ton jagung bagi rakyat Korut yang kelaparan.
Belakangan, Korut meÂngeÂluarkan penyataan yang seÂmakin tajam dan provokatif. Para pengamat menilai, anÂcaman militer Korut ini sangat mungkin terjadi.
“Operasi khusus yang dilaÂkukan oleh angkatan bersenjata kita yang revolusioner akan segera dilakukan, untuk mengÂhancurkan tantangan-tanÂtaÂngan dari kelompok pengÂkhianat,†demikian pernyataan kanÂtor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA), kemarin.
“Target mereka adalah Lee Myung-Bak dan kelompok pengkhianatnya, para penjahat, dan kelompok-kelompok peÂngerat lainnya termasuk media massa yang telah menganÂcurkan keberadaan opini publik yang adil,†isi KCNA.
Namun sayangnya, tidak dijelaskan seperti apa operasi khusus yang akan dilakukan tersebut. KCNA hanya meÂnyatakan, operasi ini akan menghancurkan Seoul dalam waktu singkat.
“Jika operasi khusus ini dilakukan, akan mampu mengÂhancurkan kelompok pengerat dan para provokator hingga menjadi abu dalam waktu haÂnya 3- 4 menit, bahkan leÂbih singkat dari itu, dengan alat dan cara khusus yang belum pernah dilakukan sebeÂlumÂnya,†tegas KCNA. [Harian Rakyat Merdeka]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: