Fuad Rahmany Kerahkan 3.000 Pegawai Pajak

Sensus Pajak Nasional Diresmikan

Sabtu, 01 Oktober 2011, 00:30 WIB
Fuad Rahmany Kerahkan 3.000 Pegawai Pajak
Fuad Rahmany
RMOL.Untuk meningkatkan pe­ne­ri­maan negara, Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo meresmikan pelaksanaan Sensus Pajak Nasional (SPN) secara serentak di seluruh Indonesia.

“Launching ini menjadi mo­mentum penting agar masyarakat turut serta memberikan kon­tri­businya guna meningkatkan kesejahteraan melalui pajak,” ujar Agus di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, sensus ini ber­tujuan untuk meningkatkan pene­rimaan pajak. Para petugas sen­sus akan mendatangi secara aktif Wajib Pajak (WP) guna me­me­nuhi kewajibannya serta mela­kukan imbauan dan penyuluhan tata cara pembayaran pajak.

Bekas Direktur Utama Bank Mandiri itu mengatakan, pe­merintah menargetkan pene­rimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2011 se­besar Rp 878 triliun. Angka tersebut menyumbang 75 persen dari keseluruhan penerimaan negara Rp 1,163 triliun.

Ia mengakui, jika kepatuhan WP membayar pajak kepada negara masih sangat rendah. Saat ini WP orang pribadi baru tercatat 110 juta atau baru sekitar 8,5 juta orang pekerja aktif yang me­nye­rahkan Surat Pemberitahuan (SPT).

“Itu artinya rasio penyerahan SPT WP orang pribadi terhadap potensi WP mencapai 7,7 persen, dengan kata lain kepatuhan be­lum memadai. Bandingkan de­ngan Jepang yang sampai 50 persen dari jumlah penduduk pembayar aktif,” jelas Agus.

Sedangkan untuk WP badan usaha, tercatat 12 juta yang baru menyerahkan SPT yakni sekitar 466 ribu badan usaha atau rasio kepatuhannya masih 3,6 persen.

Agus juga mengaku masih rendahnya rasio penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto. Kondisi ini membuat penerimaan pajak terlihat rendah di antara negara-negara maju dan tetangga.

Dirjen Pajak Fuad Rahmany mengatakan, program sensus pajak nasional akan menyasar 1,5 juta WP dalam 3 bulan. Selain itu, pihaknya juga menurunkan 3.000 pegawai.

Namun, dari jumlah 1,5 juta itu, Fuad mengakui, tidak bisa memperkirakan berapa jumlah penerimaan pajak yang masuk.

“Sensus pajak ini untuk jangka panjang, jadi tujuannya untuk meningkatkan basis pajak kita. Karena itu, jumlah wajib pajak kita harus ditambah,” kata dia.

Menurut Fuad, selama ini jumlah WP masih sangat kecil sehingga penerimaan negara tidak cukup besar untuk mem­berikan pelayanan umum dan membangun infrastruktur. Sensus pajak kali ini akan menjadi pembelajaran pada 2012 dan memperbaiki kelemahan-kele­mahannya agar lebih efektif dan efisien.

Dengan sensus ini diharapkan jumlah SPT naik sekitar 3 juta. Pasalnya, selama ini tanpa ada sensus setiap tahunnya ada tam­bahan satu juta SPT. Dengan adanya ini, diharapkan ke­na­ikannya bisa tiga kali lipat dari yang semestinya.

Terkait industri kecil yang belum bayar pajak karena belum mem­punyai izin usaha, Fuad mene­gaskan, tidak ada alasan untuk tidak membayar pajak. Industri kecil harus tetap bayar pajak. [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA