Pramono Manfaatkan Jakarta Lengang Saat Lebaran jadi Peluang Ekonomi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Selasa, 10 Maret 2026, 13:37 WIB
Pramono Manfaatkan Jakarta Lengang Saat Lebaran jadi Peluang Ekonomi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: PPID DKI)
rmol news logo Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Paripurna Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, pada Selasa, 10 Maret 2026. 

Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penetapan logo peringatan 5 Abad Jakarta, pelaksanaan program “Mudik ke Jakarta”, hingga kesiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026/1447 Hijriah.

Dalam rapat juga membahas Program Mudik ke Jakarta yang diluncurkan sebagai bagian dari rangkaian Jakarta Festival Ramadan. Program ini memanfaatkan situasi Jakarta yang relatif lengang saat periode mudik sehingga membuka peluang ekonomi bagi sektor pariwisata dan pelaku usaha.
Tagline yang diusung dalam program tersebut adalah “Jakarta Lengang, Liburan dan Belanja Senang, Cuan Datang”.

“Kami meyakini mudik tetap terjadi dalam jumlah besar. Kondisi Jakarta yang lebih lengang justru bisa menjadi peluang ekonomi, khususnya bagi sektor pariwisata dan perdagangan. Mudik ke Jakarta ini adalah program yang baru pertama kali diadakan. Mudah-mudahan masyarakat bisa menikmati program ini,” jelasnya.

Program Mudik ke Jakarta menghadirkan berbagai paket wisata, rekreasi, belanja, dan hiburan selama libur Lebaran. Sejumlah pusat perbelanjaan juga menghadirkan promo potongan harga hingga 80 persen melalui program Ramadan Sale yang berlangsung pada 4–31 Maret.

Untuk menarik kunjungan masyarakat, sejumlah kegiatan turut digelar, antara lain Hijab Fashion Show di Tanah Abang pada 12 Maret 2026 serta Festival Eid Mubarak, Tabuh Bedug Kolosal, dan pawai obor pada 19 Maret 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Dalam Rapim Paripurna yang juga membahas kesiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran, Gubernur Pramono menekankan pentingnya memastikan keselamatan transportasi, kelaikan kendaraan, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung seperti terminal, stasiun, dan bandara.

“Semua harus dipersiapkan secara matang agar pelaksanaan mudik dapat berjalan dengan baik,” tandasnya. rmol news logo article



EDITOR: AHMAD ALFIAN
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA