Berita

Keluarga mendiang dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Dokter Icha bersama tim kuasa hukum. (Foto: Dok. Pribadi)

Hukum

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 15:58 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keluarga mendiang dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Dokter Icha bersama tim kuasa hukum mengambil langkah tegas untuk memperjuangkan keadilan.

Pihak keluarga resmi mendatangi kantor pusat dari partai politik yang menaungi tiga oknum anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Adapun ketiga wakil rakyat yang kini berstatus tersangka tersebut adalah Therensius Lazakar dari Partai Golkar, Nubertus Tubani dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Veronika Lake dari PDI Perjuangan.


Mereka ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana penganiayaan psikis dan/atau ancaman kekerasan verbal yang mengakibatkan Dokter Icha mengalami depresi berat hingga akhirnya meninggal dunia.

Didampingi Kantor Hukum 2000, perwakilan keluarga menyatakan apresiasi mendalam terhadap langkah cepat Polda NTT yang telah menaikkan status perkara ke tahap penyidikan dan menetapkan para pelaku sebagai tersangka. Kendati demikian, pihak keluarga mendesak penyidik agar tidak ragu melakukan penahanan terhadap ketiga tersangka.

"Mengingat posisi jabatan serta kekuasaan yang dimiliki oleh ketiga tersangka sebagai anggota legislatif aktif, mereka berpotensi besar untuk melakukan tindakan yang dapat mempersulit proses hukum, seperti melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti, hingga mengulangi tindak pidana sebagaimana diatur dalam KUHAP," kata Benny Hutabarat selaku kuasa hukum 2000 di kantor DPP PDIP, Jakarta, Jumat 11 September 2026.

Kedatangan pihak keluarga ke kantor pusat masing-masing partai politik bertujuan untuk mengajukan pengaduan pelanggaran etik dan disiplin partai secara resmi.

Juru bicara keluarga Dokter Icha, Albert berharap induk partai dari ketiga tersangka dapat mengambil sikap moral yang tegas, memberikan sanksi internal, serta mendukung penuh penegakan hukum tanpa tebang pilih.

Langkah ini ditempuh pihak keluarga agar arogansi pejabat publik yang melakukan intimidasi terhadap tenaga kesehatan saat bertugas tidak lagi terulang di kemudian hari.

Keluarga menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi memulihkan keadilan serta memberikan ruang aman bagi seluruh tenaga medis di tanah air.

"Kami berharap pimpinan partai di Jakarta memberikan sanksi pemecatan dan atau pemberhentian dari keanggotaan partai," kata Albert.

Veronika Lake dari PDIP, Therensius Lazakar dari Fraksi Partai Golkar dan Nobertus Tubani dari Fraksi PKB diduga kompak melakukan intimidasi verbal secara ugal-ugalan terhadap Dokter Icha saat korban sedang berdinas di RSU Leona Kefamenanu pada 13 Juni 2026 lalu.

Aksi arogan para wakil rakyat itu dipicu lantaran Dokter Icha tengah menangani seorang pasien anak korban gigitan ular, yang diketahui merupakan keponakan dari legislator Golkar, Therensius Lazakar.

Akibat tekanan mental dan intimidasi brutal tersebut, Dokter Icha dilaporkan mengalami depresi berat hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah mengakhiri hidupnya di kediamannya pada Jumat 26 Juni 2026.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya