Berita

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak. (Foto: Dok. Dispenad)

Politik

Soal Jembatan Gantung Pangandaran Ambruk

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2026 | 20:28 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan permohonan maaf terbuka atas insiden kerusakan sistem sling saat peresmian Jembatan Gantung Garuda di Pangandaran, Jawa Barat.

"Saya selaku Kepala Satgas Jembatan yang ditunjuk oleh Presiden, saya pribadi bersama anggota memohon maaf atas kejadian tersebut. Kami bertanggung jawab," tegas Maruli kepada wartawan, Jumat, 4 September 2026.

Maruli menjelaskan, hasil investigasi tim menemukan sejumlah masalah teknis pada struktur jembatan yang diperparah oleh kelebihan muatan (overload) saat kejadian.


Berdasarkan pemeriksaan lapangan, tim investigasi menemukan beberapa temuan teknis utama, mulai dari pengait block anchor yang mengalami patah, konfigurasi dan posisi block anchor yang tidak presisi terhadap pylon, permasalahan pada sistem roller dan turnbuckle, dan konfigurasi sling bawah serta perbedaan elevasi pada pylon.

Selain masalah teknis, faktor kelebihan kapasitas juga menjadi pemicu utama. Saat insiden terjadi, jembatan dinaiki sekitar 50 orang secara bersamaan.

Terpisah, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan bahwa Jembatan Gantung Garuda merupakan jembatan perintis dengan batas kemampuan terbatas.

"Jembatan perintis dirancang sebagai solusi akses wilayah terisolir, bukan jembatan beton. Kapasitasnya terbatas dan petunjuk batas maksimal pengguna sebenarnya sudah terpasang di lokasi," ujar Donny.

Atas temuan tersebut, TNI AD memastikan akan segera melakukan perbaikan total dan penyempurnaan struktur jembatan sebelum nantinya difungsikan kembali oleh masyarakat.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya