Berita

Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq. (Foto: Website Resmi Unsoed)

Nusantara

Profil Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Pasca Terjaring OTT KPK

JUMAT, 21 AGUSTUS 2026 | 17:50 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Dunia pendidikan Indonesia dikejutkan oleh kabar penangkapan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Akhmad Sodiq, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kejadian ini terjadi dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) yang menjadi operasi ke-19 KPK sepanjang 2026.

Selain Rektor, KPK juga mengamankan Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Noor Farid, serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Norman Arie Prayogo.


Sebelum tersandung kasus hukum ini, Akhmad Sodiq dikenal sebagai akademisi yang memiliki rekam jejak panjang di bidang peternakan (animal science).

Pria kelahiran 28 Januari 1969 ini menjabat sebagai Rektor Unsoed untuk periode 2022-2026 setelah dilantik pada 18 Mei 2022. Pendidikan sarjananya ditempuh di Unsoed, sebelum melanjutkan studi magister dan doktor di Jerman, tepatnya di George-August University dan Kassel University.

Selain aktif sebagai akademisi, ia juga dikenal memiliki kontribusi di organisasi profesi seperti Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) dan Dewan Pakar Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI).

Bahkan, ia pernah menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya XX Tahun 2017 atas dedikasinya. 

Kini, profil Sodiq menjadi sorotan tajam publik seiring dengan proses hukum yang sedang berjalan.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, telah mengonfirmasi penangkapan ini, di mana dugaan tindak pidana korupsi yang diselidiki berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru.

Penangkapan ini menjadi pengingat bagi institusi pendidikan tinggi untuk menjaga integritas dalam setiap proses tata kelola kampus, termasuk seleksi penerimaan mahasiswa yang seharusnya dilakukan secara transparan dan berkeadilan.

Publik kini menanti kelanjutan pengusutan kasus yang mengguncang salah satu perguruan tinggi ternama di Jawa Tengah ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya