Berita

Aksi unjuk rasa solidaritas menuntut penghapusan diskriminasi di Iran yang dilakukan di Berlin, Jerman pada 22 Oktober 2022/Net

Dunia

Tuntut Penghapusan Diskriminasi di Iran, 80 Ribu Orang Banjiri Jalan-jalan Berlin

MINGGU, 23 OKTOBER 2022 | 08:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Puluhan ribu orang membanjiri jalan-jalan Berlin, Jerman pada Sabtu (22/10). Aksi tersebut merupakan solidaritas atas protes yang masih berlangsung di Iran terkait diskriminasi, khususnya pada perempuan.

Sebanyak 80 ribu pengunjuk rasa dari seluruh Eropa berkumpul di Berlin. Dalam aksi demonstrasi damai itu, mereka melakukan pawai ke distrik pemerintahan.

Aksi ini diinisiasi oleh Woman Life Freedom Collective, dengan tujuan mengakhiri penindasan dan diskriminasi di Iran.


Aktivis Iran Hamed Esmaeilion, yang istri dan putrinya terbunuh ketika sebuah pesawat Ukraina ditembak jatuh dekat Teheran pada tahun 2020, berbicara di demonstrasi Berlin.

Dia meminta komunitas internasional untuk menghentikan negosiasi nuklir dengan Iran dan mengusir duta besar.

"Kita semua memiliki mimpi, dan impian kita hanya akan menjadi kenyataan jika Iran dibebaskan dari belenggu republik Islam," kata pria berusia 45 tahun itu, seperti dimuat The Fresno Bee.

Protes massal terhadap pemerintah otoriter Iran telah berlangsung selama lima minggu di berbagai wilayah, termasuk di luar negara tersebut.

Aksi prots dipicu oleh kematian seorang perempuan 22 tahun bernama Mahsa Amini. Ia meninggal dalam tahanan polisi moral pada pertengahan September karena tidak mematuhi aturan hijab.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya