Berita

Yerusalem/Net

Dunia

Indonesia Sambut Keputusan Australia Batalkan Pengakuan Yerusalem sebagai Ibukota Israel

SELASA, 18 OKTOBER 2022 | 16:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Indonesia menyambut baik keputusan Australia untuk membatalkan pengakuan terhadap Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel.

Apresiasi itu disampaikan pemerintah lewat pernyataan Kementerian Luar Negeri RI yang dirilis pada Selasa (18/10). Kemlu mengatakan kebijakan Australia ini diharapkan dapat berkontribusi bagi upaya penyelesaian damai konflik Palestina dan Israel.

"Indonesia menyambut baik keputusan Australia di bawah PM (Anthony) Albanese yang telah menarik pengakuan terhadap Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel," kata Kemlu.


Lebih lanjut, pemerintah juga mengapresiasi komitmen Australia untuk mendukung two-state solution atau solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Palestina dan Israel, dengan batas-batas wilayah yang diakui secara internasional.

Pembatalan pengakuan terhadap Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong pada Selasa.

 Ia mengatakan status Yerusalem harus diputuskan lewat dialog damai antara Israel dan Palestina, bukan lewat keputusan unilateral.

"Kami tidak akan mendukung pendekatan yang merusak (solusi dua negara). Kantor Kedutaan Australia telah ada dan akan selalu ada di Tel Aviv," ujarnya, seperti dimuat AFP.

Pada 2018, Partai Buruh yang dipimpin Albanese telah bersumpah untuk membalikkan langkah Canberra dari Partai Liberal yang dipimpin Scott Morrison untuk mengakui bagian barat Yerusalem sebagai ibukota Israel jika terpilih.

Morrison telah berusaha untuk memenangkan Partai Liberal untuk memperpanjang masa jabatannya dalam pemilihan nasional Mei 2022. tetapi dikalahkan oleh Albanese.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya