Berita

Bentrokan antara polisi dan suporter sepakbola di Stadion Juan Carmelo Zerillo, La Plata, Argentina pada Kamis malam (6/10)/Net

Dunia

Mirip Kanjuruhan, Suporter Sepak Bola Argentina Dihujani Gas Air Mata

JUMAT, 07 OKTOBER 2022 | 20:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dunia sepak bola kembali berduka. Kurang sepekan dari tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10), insiden berdarah serupa terjadi di Argentina pada Kamis malam (6/10) waktu setempat.

Bentrokan antara polisi dan suporter terjadi di Stadion Juan Carmelo Zerillo, La Plata diwarnai oleh tembakan peluru karet dan gas air mata. Sejauh ini insiden tersebut telah menelan satu korban jiwa.

Kerusuhan terjadi hanya sembilan menit laga antara Gimnasia vs Boca Juniors dimulai. Ketika itu, para suporter merangsek masuk ke stadion yang sudah penuh, yang dibalas oleh tembakan peluru karet dan gas air mata oleh polisi. Kemudian wasit Hernan Mastrangelo menghentikan pertandingan.


Para pemain lalu diamankan ke ruang ganti, sementara banyak penonton berusaha melepaskan diri dari gas air mata dengan membanjiri lapangan.

"Sayangnya ada satu orang yang meninggal. Dia meninggal karena masalah jantung," kata Menteri Keamanan Provinsi, Sergio Berni, seperti dikutip The Washington Post.

Peristiwa berdarah ini terjadi hanya beberapa hari setelah tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang setelah pertandingan antara Arema vs Persebaya. Setelah Arema kalah dengan skor 2-3, suporter Singo Edan memasuki lapangan yang dibalas dengan tembakan gas air mata dari polisi.

Sebanyak 131 orang meninggal dunia, banyak di antaranya kelelahan dan terinjak-injak ketika berusaha keluar dari stadion.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya