Berita

CEO Tesla Elon Musk dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Soal Aneksasi Rusia, Zelensky Vs Elon Musk "Adu Jempol" di Twitter

SELASA, 04 OKTOBER 2022 | 12:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perang cuitan terjadi antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan CEO Tesla Elon Musk. Pertengkaran keduanya terjadi ketika membahas aneksasi empat wilayah Ukraina oleh Rusia setelah melakukan apa yang Kremlin sebut sebagai referendum.

Di Twitter, Musk membuat jajak pendapat untuk menggelar referendum ulang di Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia di bawah pengawasan PBB sebagai bagian dari upaya menciptakan perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

"Ulangi pemilihan di daerah yang dicaplok di bawah pengawasan PBB. Rusia pergi jika itu adalah kehendak rakyat," cuit Musk, sembari menyediakan jajak pendapat "ya" atau "tidak".


Dalam cuitan itu, orang terkaya nomor satu di dunia itu mengatakan Krimea telah kembali ke Rusia seperti halnya 1783, sebelum Nikita Khrushchev memasukkannya ke wilayah Ukraina.

Di samping itu, ia mengatakan, perdamaian juga dapat tercipta jika Ukraina tetap netral.

Musk kemudian menyimpulkan, hanya warga Donbas dan Krimea yang bisa memutuskan untuk menjadi bagian dari Rusia atau Ukraina.

Tidak lama, Zelensky membuat jajak pendapat balasan untuk Musk.

"@elonmusk mana yang lebih kamu sukai?" cuitnya, sembari menambahkan pilihan "orang yang mendukung Ukraina" atau "orang yang mendukung Rusia".

Cuitan itu dibalas Musk segera.

"Saya masih sangat mendukung Ukraina, tetapi saya yakin bahwa eskalasi perang yang besar akan menyebabkan kerugian besar bagi Ukraina dan mungkin dunia," jawabnya.

Perang antara Musk dan Zelensky ini tampaknya lebih banyak berpihak pada Presiden Ukraina. Presiden Lithuania Gitanas Nauseda juga turut membela Zelensky.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya