Berita

Presiden Iran Ebrahim Raisi/Net

Dunia

Ebrahim Raisi: Kedekatan Iran-China-Rusia Dapat Menetralkan Kejamnya Sanksi AS

SENIN, 26 SEPTEMBER 2022 | 16:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah gempuran sanksi yang dijatuhkan oleh Barat, hubungan China, Rusia, dan Iran semakin mesra. Kedekatan negara-negara tersebut dinilai perlu untuk menetralkan sanksi AS.

Presiden Iran Ebrahim Raisi menilai hubungan antara Teheran, Moskow, dan Beijing dapat menetralisir sanksi-sanksi yang diberikan oleh Amerika dan sekutu-sekutunya.

Dalam wawancara dengan media China, CGTN di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Raisi menyebut sanksi merupakan senjata dengan wajah baru.


"Hubungan antara Republik Islam Iran, China dan Rusia, dan pihak lain yang mungkin berada di bawah sanksi dapat, dengan sendirinya, menjadi kontributor besar untuk menetralisir sanksi-sanksi yang dijatuhkan oleh Amerika," kata Raisi, seperti dimuat Mehr News, Senin (26/9).

Dengan membangun hubungan tersebut, ia mengatakan, Iran telah melakukan kemajuan besar di berbagai bidang terlepas dari sanksi yang dijatuhkan.

Lebih lanjut, Raisi menekankan keinginannya untuk tatanan dunia baru yang lebih segar, tanpa hegemoni dan unilateralisme.

"Kami percaya, era baru adalah era multilateralisme," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya