Berita

Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi/Net

Dunia

Australia Desak China Pakai Pengaruhnya untuk Hentikan Perang Rusia Vs Ukraina

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2022 | 15:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Australia mendesak China untuk menggunakan pengaruhnya dalam mengakhiri perang Rusia di Ukraina. Terlebih China juga merupakan bagian dari anggota permanen Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atau yang dikenal sebagai P5.

Begitu yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong ketika bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di sela-sela Sidang Majelis Umum ke-77 PBB di New York, Amerika Serikat pada Kamis (22/9).

"Kami mendorong China sebagai anggota P5 dengan tanggung jawab khusus untuk menegakkan Piagam PBB dan menggunakan pengaruhnya untuk mengakhiri perang," kata Wong, seperti dimuat ABC News.


Wong mengatakan, sebagai negara yang menandatangani Piagam PBB, China perlu menyadari bahwa invasi Rusia ke Ukraina telah melanggar aturan.

"Kami percaya, seperti halnya setiap negara kecuali Rusia, bahwa Rusia melanggar Piagam PBB dengan invasi ilegal ke Ukraina," lanjutnya.

Sementara itu, jurubicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan posisi Beijing atas perang Rusia dan Ukraina sudah jelas dan konsisten.

"Kami menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini melalui dialog dan negosiasi, serta menemukan solusi yang dapat mengakomodasi semua masalah keamanan," ucapnya.

Sejauh ini, China belum secara resmi mendukung atau mengecam Rusia atas invasinya ke Ukraina. Tetapi Beijing tetap membeli minyak dan gas alam dari Rusia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya