Berita

Kendaraan lapis baja Dingo/Net

Dunia

Dikritik Kurang Dukung Ukraina, Jerman Segera Kirim 50 Kendaraan Lapis Baja Dingo ke Kyiv

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2022 | 12:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jerman berencana mengirim 50 unit kendaraan lapis baja Dingo ke Kyiv untuk menunjukkan dukungan penuh terhadap Ukraina. Langkah tersebut diambil setelah banyak negara Barat mengkritik Berlin yang dinilai kurang mendukung Kyiv.

Selain itu, Menteri Pertahanan Christine Lambrecht mengatakan Jerman juga akan mengirim dua peluncur roket ganda Mars untuk menambah tiga lainnya yang sudah dikirim ke Ukraina.

Dukungan tersebut kembali diberikan bersamaan dengan keberhasilan serangan balik Ukraina terhadap Rusia dalam beberapa hari terakhir.


"Sangat menggembirakan melihat keberhasilan yang dapat dicapai Ukraina, terutama dalam beberapa hari terakhir bersama dnegan bantuan senjata dari Jerman," ujarnya, seperti dimuat Politico pada Jumat (16/9).

Sejak dimulainya invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu, Kanselir Jerman Olaf Scholz telah berulang kali mengatakan pihaknya tidak dapat menyediakaan berbagai jenis bantuan militer melebihi aturan yang disepakati.

Namun dengan kemenangan Ukraina akhir-akhir ini, kebijakan Jerman mulai berbalik arah dengan membantu persenjataan Kyiv secara lebih maksimal setelah mendapat tekanan domestik dan internasional yang kuat.

Dingo adalah kendaraan lapis baja yang digunakan Jerman selama misi militernya di Afghanistan yang memastikan pengangkutan pasukan dapat dilakukan dengan aman.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya