Berita

Kuburan massal yang ditemukan di Izyum, wilayah Kharkiv, Ukraina pada 15 September 2022/Net

Dunia

Setelah Bucha dan Mariupol, Ukraina Temukan Kuburan Massal di Izyum

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2022 | 08:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas Ukraina telah menemukan kuburan massal di Izyum, Kharkiv setelah Rusia menarik pasukannya dari wilayah tersebut. Ini menambah penemuan kuburan massal lainnya di wilayah Ukraina yang sempat diduduki oleh pasukan Rusia.

Kuburan massal itu ditemukan di Izyum pada Kamis (15/9), sehari setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi wilayah tersebut.

"Kuburan massal ditemukan di Izyum, wilayah Kharkiv. Tindakan prosedural yang diperlukan sudah dimulai di sana," kata Zelensky, seperti dimuat Radio Free Europe.


Belum diketahui berapa banyak jumlah mayat yang ditemukan di kuburan tersebut.

Selain itu, ditemukan juga sebuah kuburan tentara Ukraina, bersama lusinan kuburan yang ditandai dengan salib kayu bertuliskan nama-nama almarhum di hutan. Beberapa kuburan individu dihiasi dengan bunga.

Komisaris orang hilang, Oleh Kolenko menyebut, diperkirakan terdapat 20 hingga 25 mayat yang ditemukan di kuburan massal, yang belakangan diidentifikasi sebagai kuburan tentara Ukraina.

Sementara itu, Zelensky menyebut penemuan kuburan massal ini menjadi bukti kejahatan perang yang dilakukan oleh Rusia. Mengingat sebelumnya Ukraina juga telah menemukan kuburan massal di Bucha dan Mariupol yang sempat diduduki oleh tentara Moskow.

"Bucha, Mariupol, sekarang, sayangnya, Izyum. Rusia meninggalkan kematian di mana-mana dan harus bertanggung jawab," kata Zelensky.

Zelensky mengunjungi Izyum pada Rabu (14/9) dan ambil bagian dalam upacara pengibaran bendera di sana, setelah berhasil direbut kembali oleh pasukan Ukraina.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya