Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Ekonom: Rusia Habiskan 1 Miliar Dolar Per Hari untuk Perang di Ukraina

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 09:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bukan hanya korban jiwa yang berjatuhan, Rusia juga dilaporkan kehilangan 1 miliar dolar AS per hatinya untuk berperang di Ukraina.

Seorang ekonom Rusia, Abel Aganbegyan mengatakan, Rusia dirugikan 1 miliar dolar AS per hari, menguras anggaran dan ekonomi negara itu, serta mendorong lebih banyak kelompok miskin.

Aganbegyan memperkirakan, pada akhir tahun ini, hampir satu dari tiga Rusia akan hidup dengan 300 rubel (lima dolar AS) per hari. Pemerintah tidak berbuat cukup untuk membantu mereka, dan mereka bisa menghadapi kemiskinan parah selama beberapa tahun ke depan.


Meski begitu, Aganbegyan mencatat, situasinya tidak separah tahun 1990-an. Tetapi krisis saat ini akan berlangsung jauh lebih lama daripada yang dipikirkan banyak orang sekarang. PDB dapat pulih pada tahun 2025, namun pendapatan pribadi tidak akan sampai beberapa tahun setelah itu.

Dibutuhkan 15 triliun rubel atau 250 dolar AS untuk meningkatkan pendapatan riil sebesar 20 persen di Rusia. Sayangnya, dengan perang yang terus berlanjut, hanya sedikit uang yang masuk.

Tidak memiliki pasar modal, Rusia kekurangan investasi dan kehilangan modal. Antara tahun 2008 hingga hari ini, satu triliun dolar AS meninggalkan Rusia. Tahun ini kemungkinan akan mencatat rekor arus keluar modal dari negara tersebut.

Tanpa uang ini, tidak akan ada banyak pertumbuhan ekonomi atau pemulihan bagi penduduk.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya