Berita

Militer Uni Eropa/Net

Dunia

Banyak Kirim Bantuan Militer ke Ukraina, Negara-negara Uni Eropa Kehabisan Stok Senjata

SELASA, 06 SEPTEMBER 2022 | 06:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Negara-negara Uni Eropa telah kehabisan stok senjata setelah mengirim bantuan militer ke Ukraina yang menghadapi invasi Rusia sejak 24 Februari lalu.

Untuk itu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mendesak negara-negara anggota untuk kembali mengisi pasokan senjata mereka.

Berbicara dalam sesi debat dengan anggota parlemen Uni Eropa pada Senin (5/9), Borrell mengatakan cara terbaik untuk mengisi kembali pasokan senjata adalah dengan melakukannya bersama-sama karena akan lebih murah.


Dimuat Politico, Uni Eropa meningkatkan pendanaan dukungan militer ke Ukraina sebesar 500 juta euro pada Juli.

Sejak awal perang Rusia di Ukraina, Uni Eropa telah memberikan bantuan militer senilai sekitar 2,5 miliar euro ke Ukraina melalui apa yang disebut Fasilitas Perdamaian Eropa, dengan beberapa senjata berasal dari persediaan yang ada.

Peringatan tentang stok kosong juga datang dari negara-negara anggota.

"Berlin telah mencapai batas dari apa yang dapat kita berikan dari Bundeswehr," kata Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht pada pekan lalu.

Menurut Institut Kiel untuk Ekonomi Dunia, enam negara terbesar di Eropa tidak menawarkan bantuan militer bilateral baru ke Ukraina pada Juli.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya