Berita

PLTN Zaporizhzhia/Net

Dunia

PLTN Zaporizhzhia Kembali Terputus, Hanya Satu Reaktor yang Beroperasi

MINGGU, 04 SEPTEMBER 2022 | 08:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina kembali kehilangan daya. Hal ini meningkatkan kekhawatiran adanya pertempuran energi antara Moskow dan Kyiv.

Menurut Badan Energi Atom Internasional (IAEA) pada Sabtu (3/9), saluran listrik eksternal utama dari PLTN terbesar di Eropa itu terputus. Hanya satu dari enam reaktor yang tetap beroperasi di stasiun tersebut.

"Satu reaktor masih beroperasi dan menghasilkan listrik dengan baik untuk pendinginan dan fungsi keselamatan penting lainnya di lokasi dan untuk rumah tangga, pabrik, dan lainnya melalui jaringan," kata IAEA, seperti dimuat Reuters.


Pihak PLTN mengatakan reaktor kelima dimatikan sebagai akibat dari penembakan terus-menerus oleh pasukan Rusia.

Sebuah misi IAEA mengunjungi pabrik tersebut sejak Kamis (1/9) dan beberapa ahli tetap berada di sana menunggu rilis laporan oleh pengawas nuklir PBB dalam beberapa hari mendatang.

Pekan lalu, Zaporizhzhia terputus dari jaringan nasional untuk pertama kalinya dalam sejarahnya setelah saluran transmisi terputus, mendorong pemadaman listrik di seluruh Ukraina.

Kyiv dan Moskow telah bertukar tuduhan tentang serangan terhadap pabrik Zaporizhzhia, yang direbut oleh pasukan Rusia pada bulan Maret tetapi masih dioperasikan oleh staf Ukraina dan terhubung ke jaringan listrik Ukraina.

Palang Merah Internasional memperingatkan, di tengah pertempuran, muncul kekhawatiran terkait bencana radiasi yang bisa menyebabkan krisis kemanusiaan besar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya