Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Khawatir Diserang Rusia, Ukraina Larang Perayaan Hari Kemerdekaan 24 Agustus

SELASA, 23 AGUSTUS 2022 | 11:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Ukraina telah melarang perayaan Hari Kemerdekaan secara besar-besaran karena khawatir dengan kemungkinan serangan Rusia.

Sebuah dokumen yang diterbitkan oleh administrasi militer Kota Kyiv pada Senin (22/8) menyebut larangan pertemuan besar dan acara publik hingga Kamis (25/8) karena risiko serangan roket Rusia.

Pedoman serupa juga diumumkan di kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, dan kota pelabuhan Mykolaiv di selatan, seperti dimuat The National Interest.


Selama akhir pekan kemarin, Presiden Volodymyr Zelensky memperingatkan kemungkinan Rusia meluncurkan serangan yang sangat kejam untuk mengacauan HUT Ukraina pada 24 Agustus.

"Rusia dapat mencoba melakukan sesuatu yang sangat menjijikkan, sangat kejam," ujarnya.

Terlebih, Zelensky menyoroti, tanggal kemerdekaan Ukraina dan peringatan setengah tahun invasi Rusia yang dimulai pada 24 Februari akan berlangsung bersamaan.

“Kami siap dengan kenyataan bahwa akan ada peningkatan dalam beberapa jenis agresi, akan ada peningkatan serangan rudal," tambahnya.

Hari Kemerdekaan adalah hari libur umum untuk memperingati Deklarasi Kemerdekaan Ukraina tahun 1991 dari Uni Soviet.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya