Berita

Kapal Yuan Wang 5/Net

Dunia

Kesampingkan Kekhawatiran India, Sri Lanka Izinkan Kapal China Berlabuh di Hambantota

MINGGU, 14 AGUSTUS 2022 | 07:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah kapal penelitian milik China, Yuan Wang 5, akhirnya mendapatkan izin dari pemerintah Sri Lanka untuk berlabuh di Pelabuhan Hambantota.

Setelah berhari-hari ditunda, Yuan Wang 5 dijadwalkan akan berlabuh pada Selasa (16/8) hingga Minggu (22/8). Awalnya kapal tersebut dijadwalkan berlabuh pada Kamis (11/8).

Namun karena kekhawatiran yang disuarakan oleh India, pemerintah Sri Lanka menunda berlabuhnya kapal, seperti dimuat ABC News.


Jurubicara kementerian luar negeri, India Arindam Bagchi mengatakan pihaknya mengetahui rencana kunjungan kapal itu dan New Delhi berhati-hati memantau setiap perkembangan. Ia juga mengatakan India akan mengambil semua tindakan untuk melindungi kepentingannya.

Bagi Sri Lanka, India adalah salah satu yang memberikan bantuan penting termasuk makanan, bahan bakar, obat-obatan dan gas di tengah krisis ekonomi parah yang dihadapi negara tersebut.

Namun pada saat yang sama, kesepakatan China untuk merestrukturisasi pinjaman infrastrukturnya ke Sri Lanka sangat penting bagi negara untuk dapat mencapai program bailout dengan Dana Moneter Internasional (IMF).

China telah meminjamkan miliaran dolar kepada Sri Lanka untuk proyek-proyek pembangunan, beberapa di antaranya telah dikritik karena tidak banyak digunakan secara praktis. Termasuk pelabuhan Hambantota, yang disewa Sri Lanka ke China pada 2017 karena tidak bisa membayar kembali pinjamannya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya