Berita

Covaxin, vaksin Covid-19 buatan Bharat Biotech/Net

Dunia

Jepang Izinkan Penggunaan Covaxin sebagai Booster Bagi Pelancong

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 09:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang telah memberikan lampu hijau untuk penggunaan vaksin buatan India, Covaxin, sebagai booster bagi para pelancong.

Produsen Covaxin yang berbasis di Hyderabad, Bharat Biotech mengaku bangga atas keputusan dari otoritas Jepang itu.

"Kami dengan bangga mengumumkan, bahwa Jepang telah menyetujui dosis booster Covaxin untuk para pelancong. Pengakuan global lainnya atas efektivitas vaksin Covid universal kami," kata Bharat Biotech, seperti dikutip ANI News.


Baru-baru ini, Kementerian Kesehatan Jepang mengeluarkan imbauan baru untuk para pelancong agar melakukan karantina setelah memasuki Jepang.

Pelancong yang memasuki atau kembali ke Jepang dari negara atau wilayah yang masuk kategori "Merah" atau "Kuning", serta belum memiliki tiga dosis vaksin Covid-19 akan diminta dikarantina selama lima hari di akomodasi yang telah ditunjuk.

Namun jika hasil tes Covid-19 mandiri menunjukkan negatif pada hari ketiga, mereka dapat meninggalkan karantina.

Menurut Bharat Biotech, Covaxin diformulasikan secara unik sehingga dosis yang sama dapat diberikan kepada orang dewasa dan anak-anak, untuk dosis primer dan booster, menjadikannya vaksin universal.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya