Berita

Korban anak-anak berjatuhan selama pertempuran antara Israel dan kelompok Jihad Islam Palestina/Net

Dunia

Dua Hari Pertempuran Gaza, Enam Anak Palestina Meninggal Dunia

MINGGU, 07 AGUSTUS 2022 | 10:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

RMOL. Pertempuran antara Israel dan kelompok Jihad Islam Palestina di Gaza telah menewaskan sedikitnya 24 orang, termasuk enam anak-anak. Sementara sedikitnya 203 orang terluka.

Menurut Hamas, korban anak-anak berjatuhkan ketika terjadi ledakan di dekat kamp pengungsi Jabalya, sebagai akibat dari serangan Israel.

Namun Israel membantah telah bertanggung jawab. Alih-alih, militer Israel menyebut ledakan terjadi akibat roket yang gagal diluncurkan oleh Jihad Islam.


Selain anak-anak, seorang lansia berusia 73 tahun bernama Um Walid juga ikut gugur dalam serangan Israel. Ketika itu, ia sedang mempersiapkan pernikahan putranya, dan meninggal dalam serangan di kamp pengungsi Beit Hanoun, seperti dimuat Al Jazeera.

Pertempuran yang berlangsung sejak Jumat (5/8) dimulai ketika Israel membunuh seorang komandan senior Jihad Islam. Seiring dengan itu, rudal Israel menghancurkan rumah, gedung apartemen dan menghantam kamp pengungsi, dan militer telah memperingatkan bahwa kampanye melawan Jihad Islam bisa berlangsung seminggu.

Pejuang Palestina telah menanggapi serangan Israel dengan meluncurkan lebih dari 400 roket ke Israel, tetapi kebanyakan dari mereka dicegat.

Sejauh ini belum diketahui apakah Hamas akan bergabung dalam pertempuran. Keterlibatan Hamas diperkirakan akan memicu ketegangan yang lebih meningkat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya