Berita

Vaksinasi Monkeypox/Net

Dunia

Monkeypox Menyebar Luas, San Francisco Deklarasikan Keadaan Darurat

JUMAT, 29 JULI 2022 | 09:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas San Francisco telah mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyakarat lantaran tingginya penyebaran monkeypox atau cacar monyet di kota di California, Amerika Serikat (AS) itu.

Menurut pernyataan Kantor Walikota Sanfrancisco, London Breed, keadaan darurat akan mulai berlaku pada Senin (1/8). Dengan keadaan darurat, maka otoritas akan meningkatkan tanggapan dan sumber daya untuk mengatasi wabah monkeypox.

"San Francisco menunjukkan, selama Covid, tindakan dini sangat penting untuk melindungi kesehatan masyakarat," kata Breed, seperti dimuat The Olympian.


"Keadaan darurat lokal ini akan memungkinkan kami untuk terus mendukung yang berisiko, sementara juga mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk apa yang akan datang," lanjutnya.

Data dari Departemen Kesehatan Masyarakat San Francisco menunjukkan kota tersebut sudah mengonfirmasi lebih dari 260 kasus monkeypox, atau hampir sepertiga dari hampir 800 kasus di California.

Meski berdampak pada semua orang, tetapi virus ini memiliki risiko yang besar bagi komunitas LGBT-Q.

Virus ini menyebar paling banyak di antara pria yang berhubungan seks dengan pria, meski juga dapat menginfeksi siapa saja yang telah melakukan kontak kulit ke kulit dengan individu yang terinfeksi.

Pekan ini, San Francisco akan menerima lebih dari 4.200 dosis vaksin monkeypox, menambah 12 ribu dosis yang sudah didapat sejauh ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya