Berita

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Mark Milley/Net

Dunia

Pasukannya Sering Disadap Beijing, Jenderal AS: Militer China Makin Agresif dan Berbahaya

SENIN, 25 JULI 2022 | 09:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Militer China dinilai menjadi jauh lebih agresif dan berbahaya selama lima tahun terakhir. Salah satu buktinya adalah ketika Beijing kedapatan telah menyadap pasukan Amerika Serikat (AS) dan sekutu di kawasan Pasifik.

Begitu yang dikatakan oleh Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Mark Milley ketika melakukan tur ke Indo-Pasifik, termasuk singgah di Indonesia, pada Minggu (24/7).

Ia mengungkap jumlah penyadapan oleh pesawat dan kapal China di kawasan Pasifik dengan AS dan pasukan mitra lainnya telah meningkat secara signifikan selama lima waktu terakhir. Sementara jumlah interaksi yang tidak aman juga telah meningkat.


“Pesannya adalah militer China, di udara dan di laut, telah menjadi lebih agresif secara signifikan di wilayah tertentu ini,” kata Milley, seperti dikutip The Guardian.

Perjalanan Milley ke Indo-Pasifik secara khusus ditujukan untuk menangkal ancaman China.

Para pejabat militer AS juga telah memperingatkan tentang kemungkinan bahwa China dapat menyerang Taiwan, mungkin pada tahun 2027. China sendiri telah meningkatkan provokasi militernya terhadap Taiwan.

AS dan sekutu mengaku khawatir dengan perjanjian keamanan baru-baru ini yang ditandatangani Beijing dengan Kepulauan Solomon pada April. Dikhawatirkan perjanjian tersebut termasuk pembentukan pangkalan angkatan laut China di Pasifik Selatan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya