Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

WHO Tetapkan Cacar Monyet Sebagai Keadaan Darurat Kesehatan Global

MINGGU, 24 JULI 2022 | 06:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan bahwa monkeypox atau cacar monyet merupakan public health emergency of international concern (PHEIC) atau keadaan darurat kesehatan global yang memerlukan perhatian.

Hal itu diumumkan oleh Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam jumpa pers di Jenewa pada Sabtu (23/7).

Keputusan tersebut diambil dalam Komite Darurat yang mengumpulkan para ahli pada Kamis (21/7). Sembilan anggota menentang monkeypox dinyatakan PHEIC, sementara enam lainnya mendukung. Keputusan akhir kemudian diambil oleh Tedros.


"Meskipun saya menyatakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, untuk saat ini wabah yang terkonsentrasi di antara pria yang berhubungan seks dengan pria, terutama mereka yang memiliki banyak pasangan seksual," kata Tedros, seperti dimuat Reuters.

Dengan status PHEIC, maka respons internasional terhadap monkeypox akan lebih terkoordinasi, dan dapat membuka pendanaan untuk kolaborasi terkait perawatan hingga vaksin.

"Stigma dan diskriminasi bisa sama berbahayanya dengan virus apa pun," tambah Tedros.

Menurut Tedros, risiko cacar monyet secara global tidak terlalu tinggi, kecuali wilayah Eropa. Penyakit ini menyebar terutama pada pria yang berhubungan seksual dengan pria.

Hingga saat ini, ada lebih dari 16 ribu kasus cacar monyet di lebih dari 75 negara, dan lima kematian di Afrika.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya