Berita

(Kiri) Pemuda China dan (Kanan) pembunuh mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Tetsuya Yamagami/Net

Dunia

Jadi Tren, Pemuda China Kenakan Pakaian Mirip Pembunuh Shinzo Abe

KAMIS, 21 JULI 2022 | 09:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah warga China telah merespons pembunuhan mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dengan merayakannya. Bahkan pembunuh, Tetsuya Yamagami, mendapatkan pujian.

Baru-baru ini, pakaian pembunuh Abe justru menjadi tren dan warga China sengaja berpakaian seperti itu.

Sebuah video pendek menunjukkan seorang pemuda China mengenakan pakaian seperti pembunuh Abe dan berpose dengan cara yang sama.


Abe ditembak oleh Yamagami ketika menyampaikan pidato kampanye di Kota Nara, Jepang pada 8 Juli. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di Nara Medical University Hospital.

Segera setelah serangan terhadap Abe, posting anti-Jepang di media sosial China beredar, menyebut Tetsuya Yamagami sebagai "pahlawan".

Hubungan antara Jepang dan China yang telah tegang selama bertahun-tahun karena sengketa wilayah di Laut Cina Timur, memburuk pada tahun 2012 atas pulau Diaoyu/Senkaku.

Pada Desember 2021, Abe saat menyampaikan pidato kepada audiens di Taiwan melalui video, mengatakan setiap invasi bersenjata ke Taiwan akan menghadirkan ancaman serius bagi Jepang. Ia menambahkan Presiden China Xi Jinping harus memahami bahwa krisis Taiwan akan menjadi krisis Jepang.

Komentar Abe membuat Beijing kesal. Terlebih Abe juga telah menyatakan dukungan untuk partisipasi Taiwan dalam pakta perdagangan regional Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya