Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Bagi Iran, Kunjungan Joe Biden ke Israel Bukti AS Gunakan Kebijakan "Iranophobia"

MINGGU, 17 JULI 2022 | 11:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ke Israel menunjukkan bahwa Washington telah menggunakan kebijakan "Iranophobia" untuk menciptakan ketegangan di kawasan.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani mengatakan kunjungan Biden ke Israel pada Kamis (14/7) tidak akan mencapai stabilitas dan perdamaian.

"Amerika Serikat sekali lagi berusaha untuk menciptakan ketegangan dan krisis di kawasan itu dengan menarik kebijakan Iranophobia yang gagal," kata Kanaani, seperti dikutip Reuters.


Pernyataan Kanaani muncul beberapa jam setelah Biden dan Perdana Menteri Yair Lapid menandatangani dokumen di Yerusalem, di mana kedua negara berjanji untuk menolak senjata nuklir Iran.

"Selama negara palsu Israel adalah perhentian pertama kunjungan presiden Amerika ke kawasan dan tujuan pertama mereka adalah untuk menjaga keamanan dan keunggulannya, negara-negara kawasan tidak akan mencapai perdamaian dan stabilitas," tegas Kanaani.

Selama wawancara dengan Channel 12 News pada Rabu (13/7), Biden membela upayanya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran yang ditentang oleh Israel.

Biden menekankan bahwa dia tidak akan membiarkan Iran mengembangkan program nuklir untuk penggunaan kekuatan militer.

Kesepakatan nuklir 2015 sendiri pecah ketika mantan Presiden Donald Trump menarik AS dari perjanjian pada 2018. Tindakan tersebut membuat Iran mengurangi kepatuhannya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya