Berita

Pertempuran antara Rusia dan Ukraina semakin intensif di wilayah Donbas/Net

Dunia

Seperti Neraka, Pertempuran Rusia Vs Ukraina di Donbas Makin Mengerikan

SENIN, 11 JULI 2022 | 12:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pertempuran antara Rusia dan Ukraina di Donbas semakin intensif. Artileri, mortir, dan roket terus menghantam wilayah tersebut tanpa henti, meski Rusia sudah menguasai wilayah Luhansk.

Gubernur Luhansk Serhiy Haidai bahkan menggambarkan situasi di wilayahnya bagaikan neraka.

"Kami mencoba menahan formasi bersenjata Rusia di sepanjang garis depan," kata Haidai di Telegram pada Sabtu (9/7), yang kemudian dikutip Al Jazeera.


Haidai menyebut, pasukan Rusia telah memasang 20 serangan artileri, mortir, dan roket dalam semalam yang mengarah ke dekat perbatasan Donetsk.

"Sejauh ini, belum ada jeda operasi yang diumumkan oleh musuh. Mereka masih menyerang dan menembaki tanah kami dengan intensitas yang sama seperti sebelumnya," lanjut Haidai.

Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk telah mengimbau penduduk Luhansk untuk mengungsi sehingga pasukan pendudukan tidak dapat menggunakannya sebagai perisai manusia.

"Anda perlu mencari cara untuk pergi... Akan ada pertarungan besar-besaran. Saya tidak ingin menakut-nakuti siapa pun. Lagipula semua orang mengerti ini," tegas Haidai.

Pekan lalu, Rusia merebut benteng besar terakhir perlawanan Ukraina di Luhansk, kota Lysychansk.

Para analis telah memperkirakan bahwa pasukan Moskow kemungkinan akan mengambil “jeda operasi" untuk mempersenjatai kembali dan menyusun kembali pasukannya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya