Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

Pecat Menteri yang Memintanya untuk Mundur, PM Boris Johnson: Saya Tak Akan Pergi

KAMIS, 07 JULI 2022 | 07:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Politik dalam negeri Inggris semakin panas ketika Perdana Menteri Boris Johnson menolak untuk mengundurkan diri. Alih-alih ia justru memecat Menteri Peningkatan Level Michael Gove karena menyerukannya untuk mundur.

Desakan agar Johnson mundur muncul selama pertemuan di Downing Street pada Rabu (6/7).

Ketika itu, hampir 30 pejabat Inggris, termasuk Menteri Luar Negeri Priti Patel, Sekretaris Bisnis Kwasi Kwarteng, Sekretaris Transportasi Grant Shapps, hingga Menteri Irlandia Utara Brandon Lewis mendesak Johnson untuk mundur.


Pertemuan dilakukan setelah Menteri Keuangan Rishi Sunak dan Menteri Kesehatan Sajid Javid mengambil langkah tegas dengan mengundurkan diri pada Selasa (5/7).

Tekanan agar Johnson mengundurkan diri muncul di tengah skandal barunya yang melibatkan Chris Pincher dari Partai Konservatif, yang saat ini didera tuduhan pelanggaran seksual.

Johnson mengaku menyesal memberi Pincher jabatan di pemerintahan meski ia mengetahui tindakan tidak senonoh yang dilakukan Pincher sejak 2019.

Di Twitter, Sunak mengaku telah kehilangan kepercayaan terhadap Johnson karena banyaknya skandal terkaitnya.

Dimuat The Times, Gove juga meminta Johnson untuk mengundurkan diri.

Tetapi Johnson dengan tegas menolak seruan anggota kabinetnya dan menyatakan tidak akan mundur karena dapat menciptakan ketidakstabilan politik.

"Tidak. Saya tidak akan pergi," kata Johnson.

"Tugas seorang perdana menteri dalam keadaan sulit ketika Anda diberi mandat besar adalah untuk terus berjalan. Dan itulah yang akan saya lakukan," tambahnya.

Lebih lanjut, Johnson mengatakan hanya akan berhenti jika pemerintahannya tidak bisa menjalankan mandat yang dilakukan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya