Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Zelensky: 2.610 Kota di Ukraina Masih Ada di Bawah Kendali Rusia

SENIN, 04 JULI 2022 | 08:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perang yang sudah berlangsung selama lebih dari sebulan terakhir membuat Ukraina kehilangan banyak kendali atas wilayahnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengakui, lebih dari 2.600 kota berada di bawah kendali Rusia.

Ia menyebut, Zelensky pasukan Ukraina telah membebaskan lebih dari 1.000 kota, tetapi mereka masih perlu membebaskan 2.610 lainnya.


Adapun sebagian besar lokasi yang terkena dampak konflik perlu direkonstruksi, dan ratusan di antaranya dihancurkan sepenuhnya oleh Angkatan Darat Rusia.

“Tentu saja, kami telah mulai memulihkan kehidupan normal di komunitas dan wilayah kami sendiri yang dibebaskan,” kata Zelensky, seperti dikutip The Hill.

"Tetapi menerapkan proyek skala besar seperti itu di seluruh negeri, memberikan standar keselamatan baru dan kualitas hidup baru mungkin dengan menarik kemampuan internasional,” tambahnya.

Lebih lanjut, Zelensky meminta warganya tidak tenggelam dalam perasaan terlalu tenang saat perang berlanjut. Untuk itu, ia mendorong orang harus terus menjadi sukarelawan untuk membantu orang lain dan menyebarkan kebenaran tentang apa yang terjadi dalam perang dengan seluruh dunia.

"Hal utama, tidak peduli betapa sulitnya bagi kita hari ini, kita harus ingat bahwa akan ada hari esok," tegasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya