Berita

Sebuah apartemen di Odesa hancur total akibat serangan dari Rusia pada Jumat dini hari, 1 Juli 2022/Reuters

Dunia

Dibombardir Rudal Rusia, 19 Orang di Odesa Meninggal Dunia

JUMAT, 01 JULI 2022 | 17:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sedikitnya 19 orang meninggal ketika rudal-rudal Rusia menghujani daerah di dekat pelabuhan Odesa di Laut Hitam pada Jumat (1/7) pukul 01.00 dini hari waktu setempat.

Serangan tersebut terjadi beberapa jam setelah Rusia menarik pasukannya dari Pulau Ular yang berada di dekat lokasi tersebut.

Akibatnya, sebuah apartemen sembilan lantai di sana hancur total. Sementara dinding dan jenderal blok apartemen 14 lantai yang berada di dekatnya rusak.


"Kami datang ke lokasi, menilai situasi bersama dengan petugas darurat dan penduduk setempat, dan bersama-sama membantu mereka yang selamat. Dan mereka yang sayangnya meninggal. Kami membantu membawa mereka pergi," kata Oleksandr Abramov, yang tinggal di dekatnya.

Mengutip pejabat Ukraina, Reuters melaporkan, sedikitnya 16 orang tewas di blok apartemen di desa Serhiivka, dan tiga lainnya, termasuk satu anak, di resor liburan terdekat.

Sementara itu, Kremlin membantah serangannya telah menargetkan warga sipil.

"Saya ingin mengingatkan Anda tentang kata-kata presiden bahwa Angkatan Bersenjata Rusia tidak bekerja dengan target sipil," kata jurubicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Sehari sebelumnya, Rusia telah menarik pasukannya dari Pulau Ular, yang diklaim oleh Ukraina sebagai kemenangan.

Ribuan warga sipil telah tewas sejak Rusia meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai operasi militer khusus ke Ukraina pada 24 Februari.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya