Berita

Serangan Rusia ke Ukraina/Net

Dunia

Hancurkan Pusat Komando, Rudal Rusia Tewaskan 50 Jenderal dan Perwira Ukraina

MINGGU, 19 JUNI 2022 | 21:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia mengklaim telah menghancurkan pusat komando Ukraina dengan rudal jelajahnya. Akibatnya puluhan perwira Ukraina meninggal dunia.

Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu (19/6) mengatakan serangan tersebut terjadi di dekat desa Shirokaya Dacha di wilayah Dnepropetrovsk.

Sejumlah rudal menghantam kompleks tempat para komandan beberapa unit pasukan Ukraina berkumpul untuk sebuah pertemuan.


"Lebih dari 50 jenderal dan perwira Angkatan Bersenjata Ukraina tewas," kata Kemhan Rusia, seperti dimuat RT.

Di samping itu, Kemhan mengatakan Rusia menembakkan rudal kalibr untuk menghancurkan 10 howitzer M777 dan hingga 20 kendaraan lapis baja yang baru-baru ini dikirim dari Barat, dan telah disimpan di dalam gedung pabrik di kota selatan Nikolayev.

Sementara itu, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melaporkan artileri Ukraina menghancurkan beberapa peluncur roket ganda Rusia.

Baik Rusia dan Ukraina bersikeras mereka hanya mengenai sasaran militer, dan saling menuduh membunuh warga sipil.

Wakil Perdana Menteri Rusia Yury Borisov telah mengkonfirmasi bahwa jet tempur superioritas udara siluman generasi kelima Su-57 Rusia telah digunakan dalam misi tempur di Ukraina.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya