Berita

Aksi penembakan di Pemakaman Graceland, Wisconsin, Amerika Serikat/Net

Dunia

Terjadi Lagi, Aksi Penembakan Warnai Sebuah Pemakaman di Wisconsin AS

JUMAT, 03 JUNI 2022 | 11:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi penembakan massal di Amerika Serikat (AS) kembali terjadi lagi. Sebuah acara pemakaman di kompleks Pemakaman Graceland, Wisconsin yang kali ini menjadi targetnya.

Menurut laporan AFP, seorang pria menembak secara brutal di acara pemakaman Da'Shontay L. King Sr. pada Kamis (2/6) pukul 14.26 waktu setempat.

King merupakan seorang pria 37 tahun yang ditembak oleh polisi di sebuah lampu lalu lintas pada 20 Mei lalu. Ketika itu, polisi tengah melakukan penggeledahan kendaraan, namun King yang membawa senjata kemudian kabur dan lari. King yang mengabaikan perintah kemudian ditembak mati.


Menurut polisi, aksi penembakan di pemakaman King telah meluka dua orang, salah satunya dalam kondisi kritis.

Korban-korban langsung dilarikan ke All Saints Hospital yang lokasinya berdekatan dengan pmakaman.

"Kami berada di pemakaman untuk persiapan menguburnya (King), dan peluru mulai berterbangan kemana-mana," kata saudara perempuan King, Natasha Mullen.

Sejauh ini belum diketahui mengenai identitas dari pelaku atau apakah ia termasuk dalam korban terluka.

Aksi fatal ini terjadi sehari setelah tiga insiden penembakan di tiga lokasi berbeda pada Rabu (1/6), yaitu Tulsa-Oklahoma, Ulvade-Texas, dan Buffalo-New York.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya